Mengenang 10 Tahun Tsunami di Lingkungan UUI, ikut serta ka.prodi PGSD dalam keheningan dan khidmatnya momen tersebut..

| 30-12-2014   17:23:30 WIB | dilihat 505 kali

Syukur Alhamdulillah atas rahmat dan hidayahNya, kita semua berada di sini masih diberi kesehatan dan selamat iman Islam sehingga dalam acara mengenang 10 tahun tsunami ini mendapat ikhtibar bagi mukmin yang berfikir. Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menggelar zikir dan doa bersama dalam rangka mengenang 10 tahun tsunami pada hari sabtu 27 Desember 2014 di plenary Hall Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dengan tema “Tsunami  itu Menjadi Ikhtibar Bagi Mukmin yang Berfikir“.

Wakil rektor III, Jurnalis SE,MBA  dalam sambutannya mengajak mahasiswa, staf dan dosen  menjadi manusia yang bertakwa kepada Allah dan selalu menyukuri setiap nikmat yang  telah diberikan karena kematian bisa terjadi kapan saja.

“10 tahun tsunami telah berlalu kita masih dapat  menikmati  kehidupan  ini, itu semua berkat Allah SWT maka setiap mengawali langkah kita mari kita awali dengan puji syukur kehadirat Allah SWT, dibalik musibah stunami kita harus bisa mengintropeksi diri”. Ujar Jurnalis.

Ketua panitia, Denny Joefakri, menyampaikan  bahwa kegiatan ini merupakan  acara tahunan UKM Fosil (Forum Silaturrahmi) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). Ia berharap agar semua mahasiswa, dosen dan staf dapat mengambil hikmah dibalik peristiwa tsunami yang melanda Aceh.

Acara ini dikemas dengan apik menghadirkan Ustazd Dr. H. Abizar, LC., MA dalam memberikan tausyiah dan zikir sederhana sampai dipenghujung acara suasana semakin khidmat membuat jamaah dapat merenungkan dan muhasabah diri dalam menjalani kehidupan dimasa akan datang.

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, "Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah beliau mengeluh "Ah" terhadapku dan belum pernah beliau menegur, "kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini." (HR. Ahmad) "